BONE – Praktik dugaan penyalahgunaan BBM subsidi kembali mencuat, kali ini terlihat merajalela di SPBU Cina, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Modus yang digunakan terang-benderang dan dilakukan secara terbuka, seolah tak ada rasa takut akan pengawasan.

“Modus Terbuka yang Mencurigakan”

Dari pantauan di lokasi, terlihat jelas kendaraan yang ikut antrian pengisian BBM ternyata menggunakan tangki modifikasi buatan sendiri, yang ukurannya jauh melampaui standar tangki resmi kendaraan bermotor sesuai ketentuan nasional. Tak hanya itu, pengisian juga terlihat menggunakan jerigen-jerigen, yang merupakan indikator kuat bahwa BBM subsidi jenis solar tersebut tidak diperuntukkan bagi pemakaian kendaraan sendiri, melainkan untuk dikumpulkan dan diperdagangkan secara ilegal.

Salah satu sumber yang enggan di mediakan identitasnya sebut saja si (R).

“Disini susah sekali pak mengantri karna banyak Mobil tangki modifikasi yang setiap hari mengantri dan itu semua yang mebuat antrian panjang di SPBU ini dan mana lagi yang pake jerigen yang mengambil BBM jenis Solar dan Pertalite,”ucapnya.

“Pertanyaan yang Menggantung”

– Ke mana perginya BBM subsidi yang diangkut dengan tangki modifikasi dan jerigen tersebut?
– Apakah pengelola SPBU tidak melihat atau sengaja membiarkan praktik ini terjadi di bawah pengawasannya?
– Di mana peran pengawasan dinas terkait dan aparat penegak hukum agar BBM subsidi tepat sasaran untuk masyarakat berhak?

Praktik ini sangat merugikan negara dan rakyat, karena BBM subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat yang berhak justru dikuras habis oleh oknum mafia untuk mencari keuntungan pribadi. Jika dibiarkan, kerugian negara semakin besar dan kelangkaan BBM subsidi di pasaran semakin terasa.

Kami mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan pengecekan dan penyelidikan di SPBU Cina ini. Jangan sampai tempat pengisian bahan bakar umum justru menjadi sarang mafia BBM yang merugikan rakyat banyak.

Laporan : Tim Redaksi